Markisa adalah buah tropis yang telah lama orang Indonesia mengenalnya, baik sebagai bahan minuman segar maupun sebagai buah konsumsi langsung. Di antara berbagai olahannya, jus markisa menjadi salah satu pilihan minuman yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan tubuh.
Artikel ini membahas secara lengkap tentang kandungan gizi, khasiat, serta panduan praktis dalam membuat jus buah markisa yang lezat dan bergizi.
Mengenal Buah Markisa
Markisa atau dalam nama ilmiahnya Passiflora edulis merupakan tanaman merambat yang tumbuh subur di daerah tropis seperti Indonesia. Buah ini memiliki kulit yang keras dengan daging berwarna kuning keemasan di dalamnya, serta biji yang dapat ikut dikonsumsi.
Rasa markisa yang khas, yaitu perpaduan antara asam dan manis, menjadikannya bahan favorit untuk berbagai minuman segar. Tidak heran jika jus markisa semakin populer di kalangan masyarakat yang peduli terhadap asupan gizi harian.
Kandungan Gizi Jus Markisa
Sebelum membahas manfaatnya, penting untuk mengetahui profil nutrisi yang terkandung dalam buah markisa itu sendiri.
Vitamin dan Mineral Utama
Dalam setiap 100 gram buah markisa, terkandung sejumlah nutrisi penting, antara lain:
- Vitamin C: Berperan sebagai antioksidan dan mendukung sistem imun tubuh
- Vitamin A: Baik untuk kesehatan mata dan pertumbuhan sel
- Kalium: Membantu menjaga keseimbangan tekanan darah
- Magnesium: Mendukung fungsi otot dan saraf
- Zat besi: Membantu pembentukan sel darah merah
- Fosfor: Berperan dalam kesehatan tulang dan gigi
Serat dan Senyawa Bioaktif
Selain vitamin dan mineral, jus buah markisa juga mengandung serat alami yang baik untuk pencernaan. Kandungan alkaloid, flavonoid, dan polifenol yang terdapat dalam markisa berperan sebagai senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh.
Khasiat Jus Markisa bagi Kesehatan
Mengonsumsi jus markisa secara rutin dan teratur dapat memberikan berbagai manfaat nyata bagi tubuh. Berikut beberapa khasiat yang telah banyak peneliti mengulasnya dalam berbagai kajian ilmiah:
1. Mendukung Kesehatan Sistem Pencernaan
Kandungan serat di dalamnya membantu memperlancar pergerakan usus, sehingga dapat mencegah sembelit dan menjaga kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan. Konsumsi rutin minuman berserat seperti ini banyak dokter menganjurkan untuk menjaga keseimbangan flora usus.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Vitamin C yang terdapat dalam jus ini berperan penting dalam memperkuat sistem imun. Satu porsi jus ini sudah mampu menyumbangkan sebagian dari kebutuhan vitamin C harian, yang sangat berguna terutama di musim hujan atau saat tubuh mudah terserang penyakit.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Kalium dalam markisa membantu mengontrol tekanan darah agar tetap stabil, sementara antioksidan yang terkandung di dalamnya berperan melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif. Kombinasi ini menjadikannya sebagai pilihan minuman yang bersahabat bagi kesehatan kardiovaskular.
4. Membantu Mengurangi Stres dan Meningkatkan Kualitas Tidur
Markisa mengandung senyawa alkaloid harman yang diketahui memiliki efek menenangkan sistem saraf. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi markisa dapat membantu mengurangi kecemasan ringan dan memperbaiki kualitas tidur secara alami.
5. Menjaga Kesehatan Kulit
Vitamin A dan vitamin C dalam jus markisa bekerja sinergis dalam mendukung regenerasi sel kulit, mencegah penuaan dini, serta menjaga kelembapan dan kecerahan kulit dari dalam.
Cara Membuat Jus Markisa yang Segar dan Bergizi
Membuat jus markisa tidaklah sulit. Berikut adalah panduan sederhana yang dapat langsung mempraktikkannya di rumah:
Bahan-bahan
- 4 buah markisa matang (kulit sudah mengkerut menandakan kematangan optimal)
- 200 ml air matang
- 2 sendok makan gula pasir atau madu secukupnya
- Es batu secukupnya
- 1 sendok teh perasan air jeruk nipis (opsional, untuk menambah kesegaran)
Langkah Pembuatan
- Persiapan Buah Belah buah markisa menjadi dua bagian, lalu sendok daging beserta bijinya ke dalam wadah atau blender.
- Proses Blending Masukkan air matang ke dalam blender bersama daging markisa. Blender selama 15 hingga 20 detik dengan kecepatan rendah agar biji tidak hancur sepenuhnya, karena biji markisa mengandung serat yang baik.
- Penyaringan (Opsional) Saring campuran jus menggunakan saringan halus jika tidak ingin ada ampas atau biji dalam minuman. Namun, membiarkan sedikit ampasnya justru menambah kandungan serat.
- Penambahan Pemanis Tambahkan gula atau madu sesuai selera, aduk hingga larut merata.
- Sajikan Segar Tuang jus ke dalam gelas berisi es batu. Tambahkan perasan jeruk nipis, lalu sajikan segera.
Kesimpulan
Jus markisa bukan sekadar minuman yang menyegarkan, melainkan juga sumber nutrisi yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Mulai dari mendukung pencernaan, menjaga imunitas, hingga merawat kesehatan kulit, manfaatnya sangat beragam dan sayang untuk mengabaikannya begitu saja.
Dengan cara pembuatan yang mudah dan bahan yang mudah untuk menemukannya, tidak ada alasan untuk tidak menjadikannya sebagai bagian dari pola minum harian yang lebih sehat.
Ingin menemukan lebih banyak inspirasi minuman sehat dan segar lainnya? Kunjungi Nakny.id untuk berbagai referensi minuman bergizi yang bisa kamu coba sendiri di rumah.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Jus Markisa
- Apakah jus markisa aman dikonsumsi setiap hari?
Orang-orang aman mengonsumsi jus markisa setiap hari dalam jumlah wajar, yaitu satu hingga dua gelas per hari. Namun, bagi penderita tekanan darah rendah, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
- Apakah biji markisa boleh ikut diminum?
Biji markisa aman untuk dikonsumsi dan justru mengandung serat yang baik bagi pencernaan. Dalam proses blending ringan, biji tidak akan hancur sepenuhnya sehingga masih utuh saat meminumnya.
- Berapa lama jus markisa dapat disimpan?
Jus markisa segar sebaiknya langsung mengonsumsinya setelah Anda buat, untuk mendapatkan manfaat gizi yang optimal. Jika ingin menyimpannya, masukkan ke dalam wadah tertutup rapat di dalam kulkas dan konsumsi dalam waktu maksimal 24 jam.
- Apakah jus markisa cocok untuk penderita diabetes?
Markisa memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, sehingga berpotensi aman bagi penderita diabetes jika mengonsumsinya tanpa tambahan gula berlebih. Penggunaan pemanis alami seperti stevia atau madu dalam jumlah kecil bisa menjadi alternatif yang lebih bijak.
- Apa perbedaan markisa kuning dan markisa ungu untuk jus?
Markisa kuning (Passiflora flavicarpa) cenderung memiliki rasa lebih asam dengan aroma yang lebih kuat, cocok untuk jus yang segar dan tajam. Sementara markisa ungu (Passiflora edulis) lebih manis dan sering disukai untuk dikonsumsi langsung maupun dijadikan jus tanpa banyak tambahan pemanis.




